Kali ini penulis akan membahas tentang Analisis Struktur Pasar Urban Pop Cafe
Malang. Melihat dari jenis analisa yang digunakan, maka penelitian ini adalah
studi kasus. Sementara itu, dilihat dari sifatnya penelitian ini merupakan
penelitian lapangan yang bersifat kualitatif, maksud dari penelitian lapangan
yakni penelitian yang datanya penulis peroleh berupa data lisan. Dalam analisis
ini yang menjadi subyeknya adalah pemilik Urban Pop Cafe itu sendiri. Adapun
yang menjadi objek dalam analisis ini adalah struktur pasar Urban Pop Cafe. Untuk
mengumpulkan dalam penelitian ini digunakan metode interview. Sedangkan Analisis
Data digunakan metode deskriptif-analisis, yaitu metode analisis data yang
proses kerjanya meliputi penyusunan data dan penafsiran data; atau menguraikan
secara sistematis sebuah konsep atau hubungan antar konsep.
Konsep Urban Pop Cafe Malang
Urban Pop merupakan salah satu Kafe
di Kota Malang yang Jalan Danau Maninjau no. 85, Kedungkandang, Kota Malang,
Jawa Timur. Kafe ini mengangkat tema Korean Cafe dimana menu yang dijual
merupakan santapan Korea, tetapi menu-menu disini dipadu dengan lidah
Indonesia. Bukan hanya di menu saja tetapi interior ruangan juga mengusung tema
Korea dimana yang kita tahu sekarang masih boomingnya Korean Wave yang pada umumnya digemari oleh para remaja perempuan.
Di Malang sendiri terdapat Kafe
dengan mengusung tema sejenis diantaranya K-pub, Aventree, Kirin, Kedai
Seasoning, Dak-galbi Resto & Cafe, Bingsoo, Masitta, serta Kimchi Story. Dijelaskan
oleh pemilik Urban Pop Cafe perbedaan kafe ini dengan yang lain adalah Urban
Pop sebagai kafe pertama yang bertemakan K-Pop. Menurut pemilik kafe ini, Urban
Pop Cafe yang pertama kali mengusung interior kafe yang bertemakan Korea, hal
inilah yang menjadi daya tarik masyarakat khususnya pecinta K-Pop untuk datang
ke kafe ini.
Strategi
Pemasaran
Urban
Pop Cafe memasarkan kafenya dengan melalui media sosial dan juga dengan
mengikuti event-event di Malang. Dengan media sosial publikasi digunakan dengan
Instagram, Twitter, dll. Event-event di Malang diikuti baik yang
diselenggarakan oleh mahasiswa maupun event yang ada di Mall. Selain itu Urban
Pop Cafe juga melakukan berbagai macam promo, dan juga mengadakan gathering
pecinta K-pop. Dan yang terakhir dengan informasi yang dilakukan dari mulut ke
mulut dari informasi yang didapat dari keluarga, teman maupun keluarga Hal ini
berdampak pada semakin banyak orang yang tertarik datang ke kafe ini, dan juga
semakin banyak omset penjualan dengan melakukan strategi pemasaran ini.
1.3 Tingkat
Persaingan
Melihat
dari semua jenis kafe yang ada di Malang, Urban Pop Cafe berada di pasar
persaingan sempurna. Sedangkan jika melihat dari konsep sejenis yang diusung, kafe
di Malang yang sejenis dengan konsep yang diusung Urban Pop Cafe antara lain K-pub,
Aventree, Kirin, Kedai Seasoning, Dak-galbi Resto & Cafe, Bingsoo, Masitta,
serta Kimchi Story. Dengan begitu kita lihat bahwa Urban Pop Cafe Malang berada
di pasar oligopoli.
1.4 Penentuan
Harga
Urban
Pop Cafe menerapkan pangsa pasar mahasiswa atau remaja dimana Urban Pop Cafe
menerapkan harga terjangkau bagi mereka tanpa mengurangi rasa dan kualitas
makanan dan minuman yang dijualnya. Dengan menerapkan strategi penentuan harga
yang seperti ini Urban Pop Cafe terdapat nilai yang dimiliki dan tidak dimiliki
oleh Kafe sejenis.